Rabu, 17 Mei 2017

UJI-t DUA SAMPEL SISI BAWAH

NAMA : ARDHANI BINTANG NOVIAN
NIM : 21090116130076

Seorang peneliti ingin mengetahui apakah keikutsertaan dalam penyuluhan terhadap pemula peternak ayam mempengaruhi rata-rata penjualan ayam. Oleh karena itu, peneliti mengambil sampel secara acak kepada 19 peternak yang tidak mengikuti penyuluhan dan 18 peternak yang mengikuti penyuluhan. Setelah satu bulan diperoleh hasil penjualan sebagai berikut :
Tidak mengikuti penyuluhan
Mengikuti penyuluhan
21
19
26
21
27
21
31
28
36
28
36
31
36
31
46
36
46


Tidak mengikuti penyuluhan
39


Mengikuti penyuluhan
58
46
61
46
61
58
66
61
60
66
71
71
71
71
71
76
76

Ujilah apakah rata-rata penjualan ayam oleh peternak yang tidak mengikuti penyuluhan lebih kecil daripada rata-rata penjualan ayam oleh peternak yang mengikuti penyuluhan? (Gunakan tarad signifikansi α = 5%)
JAWAB :

   Group
N
Mean
Std. Deviation
Std. Error Mean


Pelatihan
          1
19
50.42
17.715
4.064


2
18
44.00
18.915
4.458



Levene's Test for Equality of Variances
Levene's Test for Equality of Variances
F
Sig.
T
df
Sig. (2-tailed)
Mean Difference
Std. Error Difference
Pembalap
Equal variances assumed
0.007
0.936
1.066
35
0.294
6.421
6.022
Equal variances not assumed
1.064
34.496
0.295
6.421
6.033

.      Interpretasi
Rata-rata penjualan ayam dari peternak yang tidak mengikuti penyuluhan dengan jumlah sample 19 mempunyai rata rata sebesar 50,42, standar deviasi 17,715 dan standar error rata-rata 4,064. Rata-rata penjualan ayam dari peternak yang mengikuti penyuluhan dengan jumlah sample 18 mempunyai rata-rata sebesar 44,00, standar deviasi 18,915 dan standar error rata-rata 4,458.

  Uji  kesamaan varians 2 populasi
Hipotesis :       
  • Ho kedua varians populasi sama
  • Ha kedua varians populasi tidak sama

Pada equal varians assumed diperoleh F hitung sebesar  0,007 dan signifikansi sebesar 0,936. Oleh karena signifikansi lebih dari 0,05 maka Ho diterima, artinya kedua varians populasi antara rata-rata penjualan ayam dari peternak yang tidak mengikuti penyuluhan dan tidak mengikuti penyuluhan adalah  sama.
         Uji t
Kriteria uji t :
  • t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima (signifikan)
  • t hitung ≤ t tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak (tidak signifikan)

Karena uji vairans diperoleh varians kedua populasi sama maka gunakan equal varians assumed untuk uji t dan probabilitas. Nilai t hitung sebesar 1,066 dan t table dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 5%) dan derajat bebas 35 sehingga diperoleh t table = t (1,697) . Oleh karena itu t hitung < dari t table maka Ho diterima.
   Uji signifikansi atau probabilitas
  • Signifikansi ≥ 0,05 maka Ho diterima (non signifikan)
  • Signifikansi < 0,05 maka Ho ditolak (signifikan).

Nilai signifikansi (one tail) sebesar 0,936. Oleh karena nilai signifikansi lebih dari 0,05 maka Ho diterima. Berdasarkan uji t dan uji signifikansi menunjukan bahwa Ho diterima maka terbukti pada taraf kepercayaan 95%, bahwa rata-rata penjualan ayam dari peternak yang tidak mengikuti penyuluhan lebih besar atau sama dengan rata-rata penjualan ayam dari peternak yang mengikuti penyuluhan.





UJI-t DUA SAMPEL SISI ATAS

NAMA : MAULANA ICHSAN
NIM : 21090115130096

Seorang pendidikan percaya bahwa directed reading activities di dalam kelas akan membantu murid-murid SD memperbaiki beberapa aspek kemampuan membaca. Untuk menguji hipotesis ini, 21 murid SD kelas 3 yang berpartisipasi dalam directed reading activities selama 8 minggu dibandingkan dengan 23 murid SD kelas 3 yang tidak berpartisipasi dalam directed reading activities. Kemudian murid-murid SD dari kedua kelompok tersebut diuji dengan Degree of Reading Power (DRP) test, yang mengukur aspek-aspek kemampuan membaca. Data yang didapat adalah sebagai berikut:


Apakah directed reading activities di dalam kelas memperbaiki beberapa aspek kemampuan membaca (gunakan α = 0,05).
Ho : μ1 < μ2
Ha : μ1 > μ2
μ1 = mean skor DRP dari populasi murid-murid yang berpartisipasi dalam directed reading activities.
μ2 = mean skor DRP dari populasi murid-murid yang tidak berpartisipasi dalam directed reading activities.

Group Statistics
group
N
Mean
Std. Deviation
Std. Error Mean
Skor DRP
treatmen
21
51.48
11.007
2.402
kontrol
23
41.52
17.149
3.576

Independent Samples Test

Levene’s Test for Equality of Variances
t-test for Equality of Means

F
Sig.
t
df
Sig. (2-tailed)
Mean Difference
Std. Error Difference
95% Confidence Interval of the Difference

Lower
Upper
Skor DRP
Equal variances assumed
2.362
.132
2.267
42
.029
9.954
4.392
1.091
18.818
Equal variances not assumed
2.311
37.855
.026
9.954
4.308
1.233
18.676

  • Untuk Uji-t dua sampel independen, SPSS juga melakukan uji hipotesis Levene’s Test untuk mengetahui apakah asumsi kedua variance sama besar terpenuhi atau tidak terpenuhi dengan hipotesis: Ho : σ12 = σ22 terhadap Ha : σ12 ≠ σ22 di mana σ12 = variance group 1 dan σ22 = variance group 2. Dari hasil Levene’s Test didapat p-value = 0,132 lebih besar dari α = 0,05 sehingga Ho : σ12 = σ22 diterima. Dengan kata lain asumsi kedua varians sama besar (equal variances assumed) terpenuhi.
  • Karena hasil Levene’s Test di atas menyatakan bahwa asumsi kedua varians sama besar terpenuhi; maka kita menggunakan hasil uji-t dua sampel independen dengan asumsi kedua varians sama untuk hipotesis Ho : μ1 < μ2 terhadap Ha : μ1 > μ2 yang memberikan nilai t = 2,267 dengan derajat kebebasan n1 + n2 – 2 = 21 + 23 – 2 = 42 dan p-value (2-tailed) = 0,029. Karena kita melakukan uji hipotesis satu sisi (one tailed) Ha : μ1 > μ2, maka nilai p-value (2-tailed) harus dibagi dua menjadi  = 0,0145. Karena p-value = 0,0145 lebih kecil dari α = 0,05, maka Ho : μ1 < μ2 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mean skor murid SD yang berpartisipasi dalam directed reading activities lebih baik dibandingkan mean skor murid SD yang tidak berpartisipasi dalam directed reading activities.